KUBU RAYA, SP - Puluhan siswa TK Angkasa Lanud Supadio tampak antusias mengenakan pakaian ihram dan mengikuti rangkaian simulasi manasik haji yang digelar di halaman Masjid Baitussalam Lanud Supadio, Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mengenalkan rukun
Islam kelima sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan sejak usia dini.
Dengan wajah ceria dan penuh semangat, anak-anak mengikuti setiap tahapan manasik yang dipandu para guru.
Mulai dari tawaf mengelilingi replika Ka’bah, sai antara Bukit Shafa dan Marwah, melempar jumrah, hingga tahallul, seluruh rangkaian dilakukan secara sederhana namun tetap mengacu pada tata cara ibadah haji yang mudah dipahami oleh anak-anak.
Kegiatan manasik haji ini merupakan salah satu program tahunan TK Angkasa Lanud Supadio yang bertujuan memberikan pengalaman belajar langsung kepada peserta didik.
Melalui metode praktik dan simulasi, anak-anak tidak hanya mengenal teori, tetapi juga dapat memahami makna serta tahapan ibadah haji dengan cara yang menyenangkan.
Para guru secara aktif mendampingi peserta selama kegiatan berlangsung. Dengan pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan usia anak, setiap tahapan dijelaskan menggunakan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami dan diingat.
Selain mengenalkan tata cara ibadah haji, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter.
Nilai-nilai disiplin, kesabaran, kebersamaan, kepatuhan, serta semangat saling membantu ditanamkan kepada anak-anak melalui setiap proses yang mereka jalani selama simulasi berlangsung.
Suasana halaman Masjid Baitussalam Lanud Supadio pun dipenuhi gelak tawa dan semangat belajar. Anak-anak terlihat menikmati setiap rangkaian kegiatan, mulai dari berjalan bersama menuju replika Ka’bah hingga mengikuti prosesi lempar jumrah yang menjadi salah satu momen paling menarik bagi mereka.
Pihak sekolah menilai bahwa pendidikan agama perlu dikenalkan sejak usia dini sebagai bagian dari pembentukan karakter anak.
Melalui kegiatan praktik seperti manasik haji, peserta didik dapat memperoleh pengalaman yang lebih berkesan dibandingkan hanya melalui pembelajaran di dalam kelas.
Selain memperkaya pengetahuan keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam serta meningkatkan pemahaman mereka mengenai salah satu ibadah penting dalam agama.
Para orang tua yang turut menyaksikan kegiatan tersebut mengaku senang melihat antusiasme anak-anak dalam mengikuti seluruh rangkaian manasik.
Mereka berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi bekal awal bagi putra-putri mereka untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan manasik haji ditutup dengan doa bersama yang dipimpin para guru. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan partisipasi seluruh peserta, pihak sekolah juga menyerahkan piagam kepada setiap siswa yang mengikuti kegiatan.
Melalui program ini, TK Angkasa Lanud Supadio berharap dapat terus menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan, sehingga anak-anak tidak hanya berkembang secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat sejak dini. (mul)